Cari Artikel

Putusin Pacar



‪Aku menerimamu jadi pacar atas dasar cinta, kini atas dasar kesungguhan cinta pula aku memutuskan hubungan kita. Pacaran itu mendekatkan diri pada zina, padahal segala sesuatu yang membawa keburukan bukanlah tujuan sebuah cinta. Percayalah, perpisahan menjadi pilihan bijaksana sebelum kita dilaknat Allah Swt karena sama-sama belum mendewasa dalam memaknai hakikat kemuliaan cinta. Sungguh, kesempurnaan cinta itu ialah saling mendoakan keselamatan satu sama lain hingga takdir mempertemukan dalam ikatan rumah tangga.
‪Bukankah seburuk-buruknya pecinta apabila tak mampu menjaga pikiran, lisan dan perbuatan dari segala sesuatu hal yang berpotensi menceburkan jiwa pada kubangan zina. Bersebab itu, harusnya kita menginsyafi dengan kesungguhan yakin bahwa menjaga satu sama lain agar tetap suci hingga menikah ialah tanggung jawab terbesar yang harus dipikul.
‪Memilih berpisah bukan berarti tidak menghargai perasaan yang pernah tumbuh di dalam dada, tetapi sebuah upaya agar perasaan itu tumbuh pada tempat yang sepatutnya. Menumbuhkan cinta pada doa, dalam kesadaran dan kepasrahan batin untuk menjaga kemurnian sebuah cinta hingga merimbunlah syukur atas kesanggupan kita merekahkan setia meski tiada mewujud pacaran.

‪Aku mencintaimu karena Allah Swt, maka aku pasrahkan pada-Nya untuk menjagamu sampai tiba waktu-Nya menghantarmu sebagai pasangan hidup yang sebenar halal bagiku. Insya Allah, jikapun pada akhirnya aku bukanlah jodohmu sesungguhnya itu jalan terindah yang ditetapkan-Nya. Sebab bisa jadi apa yang terbaik menurut kita belum tentu yang terbaik bagi-Nya.
‪Aku takut kehilanganmu, itu pasti! Tetapi, aku lebih takut kehilangan Allah Swt dari hatiku. Lagi pula ketakutanku beralasan, sebab jika aku lebih takut kehilangan dirimu daripada kehilangan Allah Swt, maka aku bukanlah orang yang pantas menjadi pendamping hidupmu. Bukankah dirimu butuh pasangan hidup yang bisa diajak berkerjasama untuk menuju surga-Nya.
‪Hakikatnya mengabadikan cinta bukan sebatas kita hidup, tetapi juga hingga kita mati dan dipersatukan kembali dalam surga. Mohon mengertilah; rasa cintaku yang begitu besar padamu ialah dasar utamaku untuk memutuskanmu.
Aku ingin memuliakanmu dengan kemuliaan cinta yang sebenar diridhoi Allah Swt. Bismillah, mari kita sama-sama mengikhlaskan hati untuk berpisah demi meraih cinta-Nya untuk cinta kita yang lebih sempurna.

Kumpulan Kata Mutiara Motivasi Terbaik




2851. Jika anda ingin melihat masa lalu, lihatlah keadaan sekarang. Jika anda ingin melihat masa depan maka lihatlah apa yang anda lakukan sekarang.

2852. Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.

2853. Cinta tidak memiliki apapun yang kau ingin kau dapatkan, tapi cinta memiliki semua yang ingin kau berikan.

2854. Ketika terjadi sebuah masalah lebih baik segera memperbaikinya dengan mencari solusi bersama daripada saling menyalahkan.

2855. Kesabaran merupakan obat terbaik dari segala kesulitan.

2856. Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang.

2857. Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk sukses.

2858. Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.

2859. Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.

2860. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk “MoveOn” dan untuk benar-benar bisa bangkit maka semuanya itu harus dimulai dari niat.

2861. Karena patah hati mengajarkan kita akan satu hal, cinta tidak akan pernah salah memilih tempat dimana dia harus berada.

2862. Ikhlas bukan berarti kita pasrah menerima, tapi ikhlas adalah kekuatan besar untuk kita terus berusaha agar mendapat yang lebih baik.

2863. Masalah adalah sebuah anugrah dimana kita bisa mendapatkan hikmah dan memberikan inspirasi untuk bertindak.

2864. Anda akan menjadi orang yang tersisihkan jika tidak siap menghadapi perubahan.

2865. Sering kali, kita mengatakan “tidak mungkin” padahal, kita hanya belum mengetahui caranya.

2866. Sukses hanya bagi orang yang tetap semangat meski halangan dan rintangan di depan mata.

2867. Hidup itu layaknya mengendarai sepeda. Agar tetap seimbang, maka anda harus terus mengayuhnya.

2868. Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.

2869. Tegas akan diri sendiri, buang pikiran negatif dan lakukan yang baik.

2870. Jangan pernah berputus asa jika menghadapi kesulitan, karena setiap tetes air hujan yang jernih berasal daripada awan yang gelap.

2871. Kegelisahan hanya milik mereka yang putus asa.

2872. Tanpa belajar takkan ada perubahan. Tanpa perubahan berarti mati.

2873. Kenangan tetap ada tapi jangan terfokus disana. Hidup kamu bukan untuk kenangan tapi buat masa depan.

2874. Melepaskan seseorang yang kita cintai memang sungguh menyakitkan namun tak semua yang dicintai harus dimiliki.

2875. Motivasi itu seperti mandi; kalau Anda berhenti melakukannya maka Anda akan “melempem” lagi, sama seperti Anda akan bau lagi bila berhenti mandi.

2876. Kegagalan memang batu sandungan yang cukup menyakitkan, tapi bukan juga hal yang dapat menghapus keberhasilan.

2877. Ini adalah sebuah kebenaran bahwa Anda bisa sukses luar biasa dengan cepat bila Anda membantu orang lain untuk juga merasakan sukses.

2878. Hidup itu tidak segampang membalikkan telapak tangan, namun tidak sesulit melunakkan besi.

2879. Apa yang kita tanam tidak akan ingkar janji. Kita tanam kebaikan, maka buah kebaikanlah yang kita dapatkan. Kita tanam keburukan, maka buah keburukanlah yang akan kita panen.

2880. Hidup itu bagaikan sebuah roda. Jika roda berputar setiap bagian dalam roda itu pasti akan pernah berada di bawah dan juga di atas. Tugasmu dalam hidup adalah terus membuat roda itu berputar melewati tanjakan. Dengan begitu, kau akan tetap berkemungkinan mendapatkan hidup di atas yang semakin ke atas.

2881. Kau terlahir sendirian, telanjang, dan bodoh. Kau juga akan mati dan dikubur sendirian, berkafan, dan mungkin berpengetahuan luas atau sempit. Hanya pengetahuanlah yang mungkin membedakan kita saat lahir dan mati. Jadi, galilah pengetahuan sebanyak-banyaknya ketika kau masih hidup.

2882. Mereka yang sudah menemukan tujuan hidup mereka dan menunaikan misi mereka di dunia ini dengan baik, sehingga dunia ini menjadi tempat yang lebih baik dari pada ketika mereka belum datang.

2883. Sukses bermula dari pikiran kita. Sukses adalah kondisi pikiran kita. Bila Anda menginginkan sukses, maka Anda harus mulai berpikir bahwa Anda sukses, dan mengisi penuh pikiran Anda dengan kesuksesan.

2884. Manusia yang sukses memiliki rutinitas melakukan hal yang tak senang dilakukan oleh manusia malas. Manusia sukses itu sendiri sebenarnya juga tak senang melakukannya, tetapi ketidaksukaan mereka dapat ditaklukkan oleh kemampuan dan tujuan mereka.

2885. Membuang waktu untuk melakukan hal yang tak bermanfaat dapat menghancurkan hari esokmu.

2886. Keinginan yang kuat untuk meraih kesuksesan, ditentukan oleh besarnya mimpi dan kekuatan untuk mengatasi kekecewaan yang pernah dialami.

2887. Calon manusia sukses tidak akan pernah mengeluh, tapi akan sibuk memperbaiki diri dari kesalahan yang pernah dibuatnya.

2888. Kesempatan kamu untuk sukses di setiap kondisi akan dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan kamu pada diri sendiri.

2889. Jalani hidup ini dengan benar dan riang gembira. Niscahya kau akan mendapakan hidup yang lebih indah dan mudah.

2890. Ketika kamu jatuh, jangan tetap di bawah. Jatuh bukan berarti kalah, itu hanya berarti kamu harus bangkit dan kembali mencoba.

2891. Hanya karena orang lain berbuat tidak baik kepada kita, bukan berarti kita harus membalasnya dengan cara yang sama.

2892. Hidup terlalu singkat jika hanya menyesal. Hidup hanya sekali, namun jika digunakan dengan baik, sekali saja cukup!

2893. Pikirkan apapun yang akan kamu ucapkan. Karena setiap ucapan yang keluar dari mulutmu, tak akan bisa kamu tarik kembali.

2894. Tiada manusia yang berjaya didalam seluruh yang dikerjakannya serta kewujudan kita ini sesungguhnya harus meniti kegagalan. yang mutlak adalah kita tidak jadi lemah semasa kegagalan itu berlangsung serta kekalkan usaha sampai ke akhir hayat.

2895. Hidup ini seperti bola, bulat, apa pun bisa terjadi. Jangan ngefans membabi-buta tapi loser dalam hidupnya sendiri.

2896. Cinta memberikan alasan untuk tersenyum dan memberikan waktu yang indah untuk tertawa. Tapi terkadang cinta juga memberikan kenangan yang tak akan pernah dilupakan.

2897. Jangan pernah memandang rendah diri sendiri. Untuk dunia mungkin kamu hanya seseorang, tapi bagi seseorang mungkin kamu bisa menjadi dunianya.

2898. Bijak adalah demokratis dan menerima semua kritikan dengan pikiran terbuka dan lapang dada, jika di kritik tidak terima, maka itu namanya “sok bijak”.

2899. Anda bisa mengetahui semakin banyak perihal diri seseorang itu dari adab serta pertanyaannya, tidak dari jawabannya.

2900. Kebahagiaan adalah milik mereka yang memiliki impian dan punya keberanian untuk mewujudkannya menjadi kenyataan.

Ghitrif Dan Ghatafan Bin Sahl, Urwah Bin Abdullah R.hum



Pada suatu musim haji, Rasulullah SAW mendatangi Bani Ka'b bin Rabiah dari kabilah Bani Amir bin Sha'sha'ah yang sedang berada di Pasar Ukazh. Kabilah ini yang mempunyai kekuatan cukup besar, dan jarang ada kabilah lain yang berani berperang dengannya. Beliau menyeru mereka kepada Islam dan menjelaskan risalahnya. Ternyata mereka belum bersedia untuk masuk Islam, tetapi bersedia untuk membela beliau dalam menyampaikan risalah Islam.

Nabi SAW mengikuti mereka ke perkemahannya dengan penyambutan yang baik. Dalam sebuah transaksi jual beli, seseorang bernama Baiharah bin Firas al Qusyairi mencela Bani Ka'b bin Rabiah ini atas perlindungannya atas Rasulullah SAW. Ia kemudian berpaling kepada Nabi SAW dan berkata,
"Bangunlah, kembalilah kepada kaummu, Demi Allah, jika kau tidak sedang di antara kaumku, pasti aku akan memenggal kepalamu."

Setelah Nabi SAW naik unta, Baiharah menendang kaki unta beliau dan dua orang melemparinya. Saat itu ada seorang wanita dari Bani Amir bin Sha'sha'ah yang telah memeluk Islam, yakni Dhuba'ah binti Amir bin Qurth. Ia berseru kepada keluarganya untuk membela Nabi SAW. Muncullah satu orang memukul Baiharah, dan dua orang lagi tampil memukul dua orang yang melempar Nabi SAW. Melihat hal itu, Nabi berdoa,
"Ya Allah, berkatilah tiga orang itu (yang membantu Nabi SAW) dan laknatilah orang yang membantu Baiharah."

Tiga orang tersebut adalah anak-anak paman Dhuba'ah, Ghitrif bin Sahl dan Ghatafan bin Sahl, dua anak lelaki Sahl, dan satunya lagi Urwah bin Abdullah. Dua orang yang membantu Baiharah dan kemudian mati dalam keadaan dilaknat oleh Allah SWT adalah Hazn bin Abdullah dan Muawiyah bin Ubadah. Tiga orang yang membantu Nabi SAW akhirnya mendapat berkah doa beliau, setelah beberapa waktu berlalu, mereka masuk Islam dan berjihad bersama Rasullullah SAW hingga menemui syahidnya.

Hancurnya Syurga Bikinan Syadaad



Syadaad bin 'Aad suka sekali menela'ah kitab. Suatu ketika ia membaca tentang sifat-sifat Syurga. Maka berkatalah ia dalam hatinya;
"Aku akan membuat di muka bumi ini suatu Syurga, seperti yang disifatkan di dalam kitab.

Pada waktu itu, seluruh dunia dalam kekuasaannya. Lalu ia mengajak raja-raja bawahannya untuk berembuk, ia berkata kepada mereka;
"Aku ingin membangun seperti Syurga yang disifatkan Allah dalam kitab_Nya!"
Mereka menjawab;
"Hal itu terserah Tuan hamba, karena kerajaan ini berada di bawah kekuasaan Tuan hamba, begitu pula semua perbendaharaannya adalah milik Tuan hamba pula.

Kemudia ia memerintahkan agar dikumpulkan semua emas dan perak yang ada, dari timur hingga ke barat. Setelah itu ia berkata;
"Bangunlah untukku Syurga dalam masa tiga ratus tahun!"

Lalu berkumpullah tukang-tukang bangunan, maka dipilihnya tiga ratus di antara mereka, setiap orang tukang-tukang bangunan itu membawahi seribu orang.

Mereka mengelilingi bumi selama sepuluh tahun, akhirnya mereka mendapatkan suatu tempat yang paling baik, ada pepohonan dan sungai-sungai.
Maka mereka pun membangun Syurga itu satu farsakh demi satu farsakh. Satu farsakh dari emas, dan satu farsakh dari perak.

Setelah mereka anggap bangunan itu telah sempurna, lalu mereka alirkan sungai-sungainya, mereka dirikan pohon-pohonnya yang batangnya dari perak, dan cabang serta rantingnya terbuat dari emas. Dan mereka bangun pula istana-istana terbuat dari mirah delima, dengan dihiasi berbagai permata, seperti intan, berlian dan lain-lain.

Setelah selesai pembangunan Syurga itu, mereka lalu memberi kabar kepada Syadad.

Syadad pun bersiap-siap untuk berangkat kesana, yang akan memakan waktu sepuluh tahun perjalanan.

Untuk merealisasikan keinginan Syadad itu, raja-raja dan para pembantu mereka telah mengambil emas dan perak rakyat dengan paksa, sehingga tidak sedikit pun emas dan perak pada seorang di dunia selain yang ada di leher seorang anak, yang beratnya kira-kira satu dirham. Ketika mereka akan merampasnya, anak itu berkata;
"Janganlah kalian ambil emasku itu!"
Akan tetapi mereka berkeras hendak mengambilnya juga, mereka berkata;
"Kami di perintah raja untuk mengambilnya!"
Lalu emas yang sedikit itu mereka renggutkan dengan paksa dari leher anak kecil tersebut. Maka anak kecil itu mengangkatkan tangannya ke langit seraya berdoa;
"Wahai Tuhanku, Engkau Maha Mengetahui tentang apa yang telah diperbuat oleh orang-orang zalim ini terhadap hamba-hamba_Mu yang lemah, maka tolonglah kami, wahai Zat yang meolong orang-orang yang meminta tolong kepada_Nya"

Maka malaikat semua meng_aminkan do'a anak itu.

Kemudian Allah mengutus malaikat Jibril as. Pada waktu itu rombongan Syadad telah sampai di dekat Syurga (bikinannya) itu. Akan tetapi tiba-tiba Jibril memekik dengan suara yang mengguntur dari atas langit, maka dalam seketika mereka mati semuanya, sebelum sempat memasuki Syurga tersebut. Dan tidak ketinggalan barang seorang pun, baik yang kaya atau yang miskin, baik raja atau menteri, seperti firman Allah;
"Dan berapa banyak telah kami binasakan umat-umat sebelum mereka. Adakah kamu melihat seorang pun dari mereka atau kamu dengar suara mereka samar-samar?"
(QS. Maryam : 98)

Hendaknya Kita Diam



‪Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda,
"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam." (Muttafaq 'alaih: Al-Bukhari, no. 6018; Muslim, no.47)

‪Imam An-Nawawi rahimahullah menyebutkan dalam Syarah Arbain, bahwa Imam Syafi'i rahimahullah mengatakan,
"Jika seseorang hendak berbicara maka hendaklah dia berpikir terlebih dahulu. Jika dia merasa bahwa ucapan tersebut tidak merugikannya, silakan diucapkan. Jika dia merasa ucapan tersebut ada mudharatnya atau ia ragu, maka ditahan (jangan bicara).

"Hendaknya kita hati hati dalam berbicara. 'Tiada suatu kalimat pun yang diucapkan melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir.' (QS. Qaf :18)

‪Walau jawaban dengan bersikap Diam banyak yang tidak menyukainya, tetapi bisa saja sikap itu dapat menyelamatkan kita.

Semoga Allah Ta'ala selalu menjaga lisan kita. Ingat guys, pendiam adalah sifat yg dicintai oleh Allah swt!
‪Semoga bermanfaat...